tak
ada lagi kebersamaan itu seperti dua tahun sebelumnya, sahur bareng,
buka bareng, sampai tarawih pun bareng meski hanya 2 atau 3 x dalam
sebulan. tapi semua ku
ucapkan syukur atas apa yang telah dan yag pernah ku nikmati.
kini perjalanan ku pun berubah, lari dari apa yang diharapkan
sebelmunya, kebersamaan dulu kini hanya menjadi kenangan indah dalam
memori.
perlahan demi pasti, bagaikan banteng yang siap mengamuk di tengah
lapangan. hanya bertahan untuk bisa menghibur diri, senyuman manis itu
takkan pernah terlupakan dalam benak ku.
amarah yang dulu membuat semuanya hancur, kini hanya menjadi hiasan
indah dalam goresan kehidupan. tak ada yang dapat terungkapkan selain
ingin bertemu.
jika memang pertemuan itu tak kan pernah ada, baiklah semua dijalani
dengan senyuman.
berharap suatu saat nanti pertemuan itu ada dengan keyakinan hati untuk
penyatuan dua insan. biarkan pertemuan itu tak akan ada sampai waktunya
tiba.
penantian yang panjang, mugkin benar!
selama terus ujian menghampiri dan rintangan yang kan menemani, biarlah
semua itu dihadapi dengan penuh keikhlasan.
percuma hanya menyalahkan diri sendiri, menyalahakan keadaan, ataupun
menyalahkan waktu.
karena semua itu adalah INDAH.
ya sangat indah, dengan apa yang terjadi, saling memahami dan mengerti
menjadikan diri ini paham tak ada yang bisa tanpa orang lain.
keegoisan yang pernah ada menjadi pembelajaran yang besar bagi kehidupan
ini.
yakin lah semua buah itu kan masak dibatangnya pada saatnya kelak.
"aku bahagia, atas apa yang telah kau ajarkan, bukan menyalahkan ataupun
membenarkan, semua itu lah yang dinamakan PEMBELAJARAN KEHIDUPAN"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar