Laman

Minggu, 22 Juli 2012

ANDAI

tak ada lagi kebersamaan itu seperti dua tahun sebelumnya, sahur bareng, buka bareng, sampai tarawih pun bareng meski hanya 2 atau 3 x dalam sebulan. tapi semua ku ucapkan syukur atas apa yang telah dan yag pernah ku nikmati. kini perjalanan ku pun berubah, lari dari apa yang diharapkan sebelmunya, kebersamaan dulu kini hanya menjadi kenangan indah dalam memori. perlahan demi pasti, bagaikan banteng yang siap mengamuk di tengah lapangan. hanya bertahan untuk bisa menghibur diri, senyuman manis itu takkan pernah terlupakan dalam benak ku. amarah yang dulu membuat semuanya hancur, kini hanya menjadi hiasan indah dalam goresan kehidupan. tak ada yang dapat terungkapkan selain ingin bertemu. jika memang pertemuan itu tak kan pernah ada, baiklah semua dijalani dengan senyuman. berharap suatu saat nanti pertemuan itu ada dengan keyakinan hati untuk penyatuan dua insan. biarkan pertemuan itu tak akan ada sampai waktunya tiba. penantian yang panjang, mugkin benar! selama terus ujian menghampiri dan rintangan yang kan menemani, biarlah semua itu dihadapi dengan penuh keikhlasan. percuma hanya menyalahkan diri sendiri, menyalahakan keadaan, ataupun menyalahkan waktu. karena semua itu adalah INDAH. ya sangat indah, dengan apa yang terjadi, saling memahami dan mengerti menjadikan diri ini paham tak ada yang bisa tanpa orang lain. keegoisan yang pernah ada menjadi pembelajaran yang besar bagi kehidupan ini. yakin lah semua buah itu kan masak dibatangnya pada saatnya kelak. "aku bahagia, atas apa yang telah kau ajarkan, bukan menyalahkan ataupun membenarkan, semua itu lah yang dinamakan PEMBELAJARAN KEHIDUPAN"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar